SELAIN BANYAK WISATA INDAH, DI KEPULAUAN SERIBU TERNYATA MENYIMPAN SEJARAH KEREN

Jakarta bukan saja tempat metropolitan dengan bangunan gedung menjulang tinggi, namun di Jakarta mempunya banyak tempat wisata salah satunya adalah wisata Kepulauan Seribu. Jika biasanya banyak orang ke Kepulauan Seribu untuk menikmati indahnya pantai di Pulau Pramuka atau Pulau Tidung, kali ini kami akan mengajak kamu berwisata sejarah di Kepulauan Seribu. Wisata sejarah bisa kamu kunjungi dipulau-pulau dibawah ini:

Pulau Onrust

Ia adalah salah satu saksi sejarah penjajahan Belanda di Jakarta. Nama Onrust berasal dari Bahasa Belanda yang artinya tidak pernah beristirahat atau dalam Bahasa Inggris ‘unrest’. Sejak zaman Belanda Onrust difungsikan sebagai pelabuhan, sebelum Tanjung Priok.

Pulau ini terlihat begitu eksotis dengan sisa peninggalan arkeologi pada masa Belanda dan juga sisa bangunan sebuah rumah yang masih utuh yang kini dijadikan Museum di pulau ini dan bangunan penjara. Pada tahun 1930-an, Pulau Onrust ini juga dijadikan sebgaai asrama haji sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi.

Kisah yang paling terkenal di Pulau ini adalah kasih tak sampainya Maria Van De Velde yang meninggal pada usia 25 tahun. Ia meninggal menggunakan baju pengantinnya, menunggu sang kekasih yang akan datang dari Belanda. Namun sayang, sang kekasih tak kunjung datang karena telah meninggal terlebih dahulu. Makam Maria terdapat di pemakaman khusus orang-orang Belanda di Pulau ini. Memang di Pulau Onrust ini, makam Belanda dan masyarakat pribumi dibuat terpisah.

Pulau Kelor

Pulau Kelor tidak terlalu besar jika dibandingkan dua pulau sebelumnya tetapi pantai yang dimiliki pulau ini paling lebar dibanding kedua pulau lainnya. Di pulau ini juga terdapat makam Kapal Tujuh dan awak kapal berbangsa Indonesia yang memberontak Belanda yang akhirnya gugur di tangan Belanda.

Kelor dahulu dikenal dengan nama Pulau Kherkof. Di tengah Pulau Kelor terdapat Benteng Martello, benteng pertahanan yang dibangun Belanda di abad 17 untuk menghadapi bangsa Portugis. Benteng tersebut bernama Benteng Martello. Luas pulau ini tak lebih dari dua hektar dan hanya terdiri dari pantai kecil dan bangunan Benteng Martello. Pulau ini juga tidak berpenghuni.

Pulau Cipir

Pulau Cipir dahulu disebut dengan Pulau Khayangan, dimana tempat ini dijadikan sebagai rumah sakit tempat karantina bagi masyarakat Indonesia yang hendak pergi Haji. Jadi sebelum mereka berangkat Haji dan pulang Haji nantinya harus ke Pulau Cipir dahulu untuk melakukan check kesehatan mereka masing-masing

Itu dia 3 pulau yang ada di Kepulauan Seribu, dimana ketiga pulau tersebut memiliki cerita sejarahnya sendiri. Tempat-tempat wisata di Kepulauan Seribu bisa menjadi referensi bagi kamu yang ingin berwisata sambil mempelajari sejarah.